Kamis, 21 Januari 2021

PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA

 PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA

        Proklamasi kemerdekaan Indonesia dlaksanakan pada hari Jumat, 17 Agustus 1945 tahun Masehi atau 17 Agustus 2605 menurut tahun Jepang, yang dibacakan oleh Soekarno dengan didampingi oleh Mohammad Hatta yang bertempat di  Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta Pusat.


UPAYA MENGISI KEMERDEKAAN INDONESIA DENGAN PRILAKU POSITIF

        Kemerdekaan Indonesia sudah diraih. Saat ini, tugas bangsa Indonesia adalah mengisi kemerdekaan untuk meraih kehidupan yang sejahtera. Mengisi kemerdekaan dilakukan dalam berbagai bidang. Berikut beberapa perilaku positif sebagai upaya mengisi kemerdekaan Indonesia:

  • Menghormati orang lain yang sedang beribadah sesuai agama dan keyakinan masing-masing.
  • Saling menghormati dan menghargai antar sesama
  • Mengembangkan rasa toleransi dalam keragaman sosial di Indonesia.
  • Bermain dengan siapapun tanpa membedakan agama, suku, dan budayanya.
  • Menjaga rasa kebersamaan dan persatuan di sekolah dan masyarakat.

TUGAS!

Selain ke 5 upaya di atas, upaya apalagi yang dapat dilakukan untuk mengisi kemerdekaan Indonesia dengan  perilaku positif? (minimal 2)

Tugas difoto dn dikirim ke WA Ustadzah Lilik Puji Lestari.



Selasa, 10 November 2020

POSISI DAN PERAN INDONESIA DI BIDANG EKONOMI & KETENAGAKERJAAN DALAM LINGKUP ASEAN

 Posisi dan Peran Indonesia di Bidang Ekonomi dalam Lingkup ASEAN


    Kerja sama dalam bidang ekonomi yang dilakukan oleh negara-negara ASEAN, antara lain melakukan promosi-promosi dalam bidang pariwisata dan perdagangan, menyediakan cadangan pangan, menyelenggarakan proyek industri, dan membuat kawasan perdagangan bebas (ASEAN Free Trade Area (AFTA)). AFTA merupakan bentuk kerja sama negara-negara ASEAN di bidang ekonomi. Kerja sama tersebut berupa pengelolaan produk-produk lokal yang ada di negara-negara ASEAN. Peran Indonesia dalam kerja sama memberikan manfaat bagi Indonesia maupun negara-negara lain di ASEAN karena dapat meningkatkan pendapatan negara dan mengurangi pengangguran.

    Indonesia melakukan pertukaran barang dengan negara-negara di ASEAN. Tujuan pertukaran barang tersebut untuk meningkatkan hubungan kerja sama dan juga memperoleh keuntungan. Bentuk pertukaran barang antara Indonesia dengan negara-negara di ASEAN antara lain sebagai berikut:

  1. Pertukaran Sandang (Indonesia menjual batik-batik buatan perajin Indonesia ke negara-negara di ASEAN. Indonesia juga mengekspor kain wol dan kapas yang merupakan bahan baku pembuatan pakaian).
  2. Pertukaran Pangan (Hasil pangan Indonesia diekspor ke Singapura. Sementara itu, Indonesia mengimpor hasil pangan dari Thailand dan Filipina).
  3. Pertukaran Papan (Hasil hutan seperti kayu banyak diekspor ke negara-negara ASEAN)
    Selain dalam bidang sandang, pangan, dan papan, Indonesia juga melakukan kerja sama dalam bidang pertukaran barang tambang.



 Posisi dan Peran Indonesia di Bidang Ketenagakerjaan dalam Lingkup ASEAN

    Negara-negara ASEAN telah menyepakati terbentuknya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang diharapkan dapat menjaga stabilitas perekonomian di wilayah ASEAN. Pembentukan MEA ini memungkinkan arus perdagangan barang dan jasa, serta kesempatan kerja bagi tenaga kerja antarnegara ASEAN semakin terbuka.

    MEA juga mendorong terciptanya tenaga kerja bagi Indonesia yang semakin berkualitas agar mampu berperan bersama dalam kegiatan ekonomi antarnegara ASEAN. Salah satu kebijakan MEA adalah adanya pengakuan mengenai mutu pendidikan dan pengalaman yang dimiliki oleh tenaga kerja negara anggota ASEAN.

    Indonesia merupakan salah satu anggota ASEAN dengan jumlah penduduk terbanyak. Hal ini menyebabkan Indonesia memiliki calon tenaga kerja yang melimpah. Agar tenaga kerja Indonesia mampu bersaing, pemerintah melakukan beberapa upaya sebagai berikut:
  1. Meningkatkan kualitas pendidikan
  2. Memberikan pelatihan lokakarya
  3. Memberuikan bekal keterampilan
  4. Memilih calon tenaga kerja yang memenuhi persyaratan yang diajukan MEA
  5. Meningkatkan jumlah tenaga kerja yang memiliki daya saing dunia

Selasa, 13 Oktober 2020

Kerja Sama Negara Anggota ASEAN

    Negara-negara anggota ASEAN antara lain Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja. Negara-negara tersebut menjalin kerja sama untuk menjalin tujuan bersama, seperti meningkatkan pertumbuhan ekonomi, sosial, dan budaya, serta menjaga perdamaian dan keamanan di kawasan Asia Tenggara. Kerja sama yang terjalin harus sesuai dengan prinsip-prinsip dalam perjanjian persahabatan dan kerja sama di Asia Tenggara. Kerja sama negara-negara anggota ASEAN disebabkan oleh beberapa faktor:

I. Sumber Daya Alam

    Setiap negara anggota ASEAN memiliki sumber daya alam yang beragam. Keberagaman sumber daya alam tersebut dipengaruhi oleh kenampakan alam sekitar. Keberagaman sumber daya alam tersebut mendorong kerja sama antarnegara dengan tujuan untuk saling melengkapi kebutuhan masyarakat masing-masing negara.

II. Berada dalam Wilayah yang Sama

    ASEAN merupakan sebuah organisasi yang didirikan oleh negara-negara dalam suatu kawasan yang sama, yaitu kawasan Asia Tenggara. Negara-negara tersebut hidup bertetangga. Hal ini mendorong terciptanya interaksi dan kerja sama antarnegara.

III. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

    Wujud kerja sama dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi terjadi dalam bidang pendidikan, penggunaan mesin-mesin modern untuk industri, dan ketenagakerjaan.


Bentuk kerja sama negara anggota ASEAN adalah sebagai berikut:

1. Kerja Sama Negara Anggota ASEAN dalam Bidang Sosial

    Kerja sama dalam bidang sosial bertujuan untuk menciptakan masyarakat ASEAN yang saling peduli dan mau berbagi dengan negara lain. Bentuk kerja sama negara-negara anggota ASEAN dalam bidang sosial antara lain:

  • Penanggulangan bencana
  • Meningkatkan kesejahteraan sosial dan pembangunan negara-negara ASEAN
  • Melindungi hak-hak dan keadilan sosial penduduk negara-negara ASEAN
  • Meningkatkan kualitas sarana kesehatan negara-negara ASEAN
  • Meningkatkan perlindungan sosial kepada seluruh penduduk negara-negara ASEAN

2. Kerja Sama Negara Anggota ASEAN dalam Bidang Budaya

    Setiap negara memiliki kebudayaan masing-masing. Kebudayaan tersebut menjadi ciri khas suatu negara yang membedakannya dengan negara lain. Bentuk kerja sama dalam bidang budaya antara lain:

  • Meningkatkan jumlah tenaga ahli yang mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.
  • Memberikan bantuan untuk meningkatkan kemampuan para ahli dalam mengembangkan sebuah penemuan yang bermanfaat untuk negara-negara di ASEAN
  • Kerja dama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar memiliki daya saing dunia
  • Melakukan pertukaran pelajar antarnegara ASEAN
  • Mengenalkan budaya khas masing-masing negara dalam rangka meningkatkan solidaritas masyarakat ASEAN
  • Meningkatkan jumlah UKM dalam bidang kebudayaan dan kesenian
  • Menyelenggarakan Sea Games yang diikuti oleh seluruh anggota ASEAN

3. Kerja Sama Negara Anggota ASEAN dalam Bidang Politik

    Setiap negara anggota ASEAN memiliki sistem pemerintahan dan kehidupan politik yang berbeda. Perbedaan tersebut tidak menjadi penghalang untuk menjalin kerja sama di bidang politik. Salah satu pilar kerja sama ASEAN di bidang politik  yaitu ASEAN Political-Security Community (APSC) atau Masyarakat Politok-Keamanan ASEAN. ASPC dibentuk dengan tujuan mempercepat kerja sama di bidang politik  dan keamanan di ASEAN, serta mewujudkan perdamaian antaranggota ASEAN dan juga dunia. Bentuk kerja sama antarnegara anggota ASEAN dalam bidang politik, yaitu:

  • Meningkatkan pemerintahan yang baik dengan memajukan prinsip-prinsip demokrasi
  • Meningkatkan dan memajukan keamanan dan perdamaian di kawasan Asia Tenggara melalui Traktat Persahabatan dan Kerja Sama
  • Menjamin tercapainya kebijakan pelanggaran penggunaan senjata nuklir di kawasan Asia Tenggara
  • Membantu penyelesaian konflik antaranggota ASEAN secara damai
  • Mempererat persatuan dan kesatuan antaranggota ASEAN
  • Menjalin hubungan dengan negara-negara di luar Asia Tenggara
  • Menjalin kerja sama di bidang maritim ASEAN
  • Melakukan perjanjian kawasan damai, bebas, dan netral yang bertujuan untuk menciptakan kawasan Asia Tenggara yang bebas, damai, dan netral dari berbagai permasalahan negara di luar Asia Tenggara

4. Kerja Sama Negara Anggota ASEAN dalam Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

    Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) di negara-negara ASEAN memiliki perbedaan. Perbedaan itulah yang menjalin terjadinya kerja sama dalam bidang penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia yang memiliki kualitas dan daya saing dunia. Beberapa bentuk kerja sama dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi antara lain sebagai berikut:

  • Meningkatkan kualitas sumber daya manusia ASEAN yang memiliki daya saing baik secara nasional maupun internasional melalui Deklarasi Penguatan Kerja Sama Pendidikan yang dilaksanakan pada KTT ASEAN ke-15 tahun 2009.
  • Kerja sama yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah tenaga ahli ASEAN yang memiliki keahlian di bidang ilmu pengetahuan yang diwujudkan dengan pemberian bantuan kepada para ahli untuk mengembangkan berbagai temuan dan riset yang bermanfaat bagi masyarakat ASEAN dalam bidang IPTEK
  • Kerja sama yang bertujuan untuk melakukan pertukaran pelajar antarnegara ASEAN dalam Program Study Mobility serta ASEAN University Network yang memberikan informasi mengenai universitas-universitas terbaik di ASEAN

5. Peran Indonesia dalam Kerja Sama Mengatasi Peredaran Obat-Obatan Terlarang

    Gejala-gejalla sosial yang dihadapi oleh masyarakat di negara-negara ASEAN pada umumnya relatif sama. Gejala-gejala sosial yang saat ini mendapat perhatian cukup tinggi adalah tentang obat-obatan terlarang. Peredaran obat-obatan terlarang menjadi kejahatan lintas negara yang harus diatasi oleh negara-negara ASEAN. Obat-obatan terlarang memberikan dampak negatif terhadap generasi muda yang dapat menjadi ancaman masa depan sebuah bangsa. Oleh karena itu, seluruh negara ASEAN harus bekerja sama untuk memberantas peredaran obat terlarang. 

6. Tujuan dan Manfaat Kerja Sama ASEAN

    A. Tujuan kerja sama antarnegara ASEAN

  • Mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, serta pengembangan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara.
  • Meningkatkan stabilitas dan perdamaian di kawasan Asia Tenggara.
  • Meningkatkan kerja sama yang aktif dan saling membantu di antara negara-negara anggota dalam memecahkan masalah-masalah yang berkaitan dengan kepentingan bersama di bidang ekonomi, sosial, budaya, teknik, ilmu pengetahuan, dan administrasi.
  • Saling membantu di bidang sarana-sarana pelatiihan dan penelitian dalam bidang pendidikan, kesehatan, teknik, dan administrasi.
  • Menjalin kerja sama yang lebih efektif guna meningkatkan hasil pertanian dan industri, perluasan perdagangan, perbaiakn sarana dan prasarana transportasi dan komunikasi, serta peningkatan taraf hidup rakyat dari negara-negara anggota.
  • Meningkatkan kualitas pendidikan di negara-negara Asia Tenggara.
  • Mempertahankan kerja sama yang erat dengan organisasi-organisasi internasional maupun regional lainnya yang memiliki tujuan sama, serta untuk lebih menjajaki kemungkinan-kemungkinan diadakannya kerja sama yang lebih erat lagi satu sama lainnya.
    B. Manfaat antarnegara ASEAN
  • Menumbuhkan rasa saling memiliki dan toleransi antarnegara anggota.
  • Semakin dikenalnya budaya Indonesia oleh negara-negara ASEAN lainnya.
  • Terciptanya kawasan yang damai, bebas, dan netral dari pengaruh negara luar.
  • Meningkatnya investasi dalam kegiatan produksi dan jumlah ekspor.
  • Semakin luasnya pasar internasional.
  • Pemenuhan kebutuhan dalam negeri.
  • Memperluas lapangan pekerjaan.
  • Meratanya perkembangan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi di ASEAN.

TUGAS!

  1. Tuliskan 3 bentuk kerja sama negara-negara anggota ASEAN dalam bidang sosial dan contoh penerapannya!
  2. Apakah kamu bangga dengan keberagaman budaya di Indonesia? Jelaskan alasanmu!
  3. Apa yang menjadi latar belakang dibentuknya ASEAN Political-Security Community  (APSC) oleh anggota negara-negara ASEAN?
  4. Carilah informasi mengenai kerja sama antara Indonesia dan Singapura dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK)!
  5. Pencapaian apa saja yang telah dilakukan oleh negara-negara ASEAN dalam upaya penanggulangan obat-obatan terlarang?
  6. Jelaskan 3 tujuan dan 3 manfaat dibentuknya kerja sama antar negara-negara ASEAN!
Peraturan!
  • Soal di tulis!
  • Dikerjakan di buku tulis!
  • Jika diminta menjelaskan, tolong dijelaskan. bukan hanya ditulis singkat😉
  • Setelah selesai, silakan difoto dengan jelas. Kemudian dikirim ke WA Ustadzah Lilik Puji Lestari
  • Batas pengumpulan tanggal 14 Oktober 2020 Pukul 24.00
  • Jangan lupa absen di kolom komentar dengan mengetikkan nama lengkap dan kelas yaa

Rabu, 16 September 2020

KEMERDEKAAN INDONESIA

 Upaya Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia

        Setelah Kemerdekaan Indonesia diproklamasikan, bangsa asing datang kembali untuk menguasai Indonesia. Perjuangan pun berlanjut dengan tujuan untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Perjuangan tidak lagi bersifat kedaerahan, melainkan nasional. Berikut beberapa pertempuran yang dilakukan sebagai upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia

1. Pertempuran Medan Area

            Pertempuran ini terjadi di Medan, Sumatera Utara. Penyebabnya adalah Sekutu dan Belanda ingin mengambil alih kekuasaan di Kota Medan. Untuk menghadang dan membatasi gerak para pemuda, Sekutu memasang papan yang bertuliskan Fixed Boundaries Medan Area (batas resmi wilayah Medan) di berbagai pinggiran Kota Medan.

2. Pertempuran Ambarawa

            Pertempuran ini diawali pada 20 Oktober 1945, tentara Sekutu mendarat di Semarang bersama NICA (organisasi semi militer Belanda) dan berakhir pada 15 Desember 1945. Indonesia berhasil merebut Ambarawa dan mengusir Sekutu dari Ambarawa. Untuk mengenang pertempuran tersebut, didirikan Monumen Palagan Ambarawa.

3. Bandung Lautan Api

            Pasukan Inggris tiba di Bandung membawa serta NICA (organisasi semi militer Belanda). Pertempuran pun terjadi. Beberapa kali TKR (Tentara Keamanan Rakyat) dan rakyat melancarkan serangan  ke markas Sekutu. Sekutu menyampaikan ultimatum kepada Gubernur Jawa Barat agar Kota Bandung segera dikosongkan dari penduduk dan tentaranya. Ultimatum Sekutu tersebut mendorog TRI (tentara Republik Indonesia) melakukan operasi "bumi hangus". 



Kerja Sama dalam Upaya Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia

        Perjuangan bangsa Indonesia sering kali mengalami kegagalan sebelum proklamasi kemerdekaan. Hal itu disebabkan karena perjuangan masih bersifat kedaerahan. Akhirnya kondisi tersebut mengubah pola pemikiran para pejuang untuk bersatu meraih kemerdekaan. Setelah proklamasi kemerdekaan, semangat persatuan terus dijaga. Bangsa Indonesia terus bersatu untuk mempertahankan kemerdekaan dari ancaman bangsa asing. Mereka bekerjasama mengusir bangsa asing yang kembali ingin menguasai Indonesia. Kerja sama ini diwujudkan dengan pertempuran yang melibatkan bangsa Indonesia di berbagai wilayah.



Manfaat Kemerdekaan bagi Kesejahteraan Bangsa Indonesia

1. Pendidikan

        Seluruh rakyat Indonesia berhak memperoleh pendidikan yang layak. Pria dan wanita memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan. Pendidikan yang layak bagi semua golongan merupakan salah satu tujuan bangsa Indonesia.

2. Perekonomian

        Sebelum merdeka, sebagian besar rakyat Indonesia hidup dalam perekonomian yang sulit. Kebijakan  para penjajah amat menyengsarakan rakyat. Bahkan, beberapa kebijakan seperti tanam paksa, kerja rodi, atau romusha menyebabkan kematian rakyat Indonesia. Setelah merdeka, perekonomian Indonesia berhasil dikuasai oleh negara.

3. Sosial

            Setelah proklamasi kemerdekaan, setiap rakyat Indonesia memiliki hak dan kewajiban yang sama. Tidak ada lagi pengelompokan rakyat Indonesia seperti pada masa penjajahan. Setiap suku memiliki derajat yang sama. Keberagaman budaya pun mulai terlihat dan dilestarikan sebagai kekayaan bangsa.

Penerapan Makna Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Kehidupan Sehari-hari

 Penerapan Makna Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Kehidupan Sehari-hari


        Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ialah suatu peristiwa penting bersejarah yang menandai kelahiran bangsa Indonesia sebagai bangsa yang merdeka dari penjajahan. Maka dari itu, kita harus memaknai Proklamasi Kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari. Makna Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:

1. Di Lingkungan Rumah

  • Saling menghormati dan menghargai antaranggota keluarga
  • Bangga memakai barang buatan dalam negeri
  • mengerjakan kegiatan bersama-sama anggota keluarga
  • Mengembangkan hidup rukun dalam keluarga
  • Rajin membantu orang tua
2. Di Lingkungan Sekolah
  • Mengisi kemerdekaan dengan giat belajar
  • Mengikuti upacara bendera dengan tertib dan khidmat
  • Mengamalkan UUD 1945 untuk mengenang perjuangan para tokoh dalam merumuskan Undang-Undang Dasar
  • Mengikuti kegiatan Pramuka di sekolah
  • Toleransi dengan teman yang berbeda suku dan agama
3. Di Lingkungan Masyarakat
  • Kerja sama dalam mempersiapkan peringatan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
  • Bersatu menjaga kerukunan bangsa
  • Mengembangkan sikap saling menghormati dan menghargai antarmasyarakat Indonesia
  • Mendukung pemerintah dalam melaksanakan pembangunan nasional
  • Mengutamakan kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi

Rabu, 02 September 2020

MAKNA PROKLAMASI KEMERDEKAAN BAGI BANGSA INDONESIA

 Makna Proklamasi Kemerdekaan bagi Bangsa Indonesia


1. Menandai Lahirnya Bangsa Indonesia Sebagai Bangsa yang Merdeka

            Peristiwa ini menandai kelahiran negara Indonesia. Indonesia menjadi bangsa yang merdeka dan terbebas dari penjajahan bangsa asing. Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945 sebagai pernyataan atas kemerdekaan bangsa Indonesia.


2. Puncak Perjuangan Bangsa Indonesia Meraih Kemerdekaan

            Setelah peristiwa Sumpah Pemuda tahun 1928, barulah para pejuang bersatu padu memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Saat itu tiba ketika Jepang kalah dari Sekutu pada Perang Dunia II. Indonesia yang saat itu menjadi jajahan Jepang, mengalami kekosongan kekuasaan. Terjadi perbedaan pendapat antara para pemuda (golongan Muda) dan golongan Tua. Para pemuda (golongan Muda) mendesak Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta (golongan Tua) segera memproklamasikan kemerdekaan. Akhirnya, golongan Muda dan golongan Tua bersatu dan bersepakat memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia.


3. Pengakuan Dunia Luar

            Negara pertama yang mengakui Kemerdekaan Indonesia adalah Mesir. Pengakuan Kemerdekaan Indonesia kemudian diikuti oleh Suriah, Irak, Libanon, Yaman, Saudi Arabia, dan Afghanistan.


4. Bukti Bahwa Indonesia merupakan Bangsa yang Mandiri

            Kemerdekaan Indonesia bukan hasil dari pemberian bangsa asing. Proklamasi Kemerdekaan Indonesia membuktikan keberhasilan bangsa Indonesia mengusir penjajah.


5. Landasan untuk Bersikap terhadap Dunia

            Setelah proklamasi kemerdekaan , bangsa Indonesia menjadi bangsa yang merdeka dan bebas menentukan sikap terhadap dunia. Tidak ada lagi bangsa asing yang dapat memaksakan kehendaknya kepada bangsa Indonesia. Indonesia juga aktif memelihara perdamaian dunia melalui pembentukan Gerakan Nonblok ketika Perang Dingin berlangsung.

Kamis, 06 Agustus 2020

Pemanfaatan Kondisi Geografis di Asia Tenggara

 Ilmu Pengetahuan Sosial


Pemanfaatan Kondisi Geografis di Asia Tenggara


Setiap negara di Asia Tenggara memiliki kondisi geografis yang beragam. Keberagaman kondisi geografis tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk berbagai aktivitas sebagai berikut:

1. Indonesia

                Daratan rendah yang luas dimanfaatkan sebagai lahan pertanian dan perkebunan yang menghasilkan padi, sayuran, dan karet. Potensi hutan Indonesia menghasilkan rotan dan kayu jati yang dimanfaatkan sebagai bahan mebel. Ada pula getah yang dihasilkan dari pohon karet. Perairan dimanfaatkan untuk diambil hasil lautnya, seperti ikan, rumput laut, dan garam. Pantai-pantai Indonesia dimanfaatkan sebagai tempat pariwisata. Indonesia juga menyimpan banyak sumber daya alam misalnya hasil tambang.


2. Malaysia

                Hasil hutan seperti kayu menjadi komoditas ekspor. Sepanjang pantai barat dari Perak hingga Negeri Sembilan dimanfaatkan sebagai lahan pertambangan, seperti kilang minyak di Kuala Trengganu dan timah di Perak.


3. Singapura

                Usaha pertanian dilakukan secara hidroponik. Beberapa wilayah dimanfaatkan sebagai lahan peternakan unggas.


4. Thailand

                Hasil pertanian terbesar adalah padi. Selain hasil pertanian, ada pula hasil pertambangan seperti timah, timbel, seng, dan mangan.


5. Filipina

                Hasil pertaniannya antara lain jagung, padi, ketela pohon, tebu, dan tembakau. Hasil perkebunannya antara lain karet, kelapa, dan kayu.


6. Laos

                Dimanfaatkan sebagai lahan pertanian padi, jagung, dan tembakau.


7. Brunei Darussalam

                Sebagaian besar bentang alam Brunei menyimpan minyak bumi dan gas alam yang menyumbang 40% pendapatan negara.


8. Myanmar

                Beberapa wilayah menghasilkan sumber daya alam yang beragam. Lembah Sungai Sittang menghasilkan tembakau, Plato Shan menghasilkan teh, dan Pantai Arakan Yoma menghasilkan sayuran.


9. Vietnam

                Industri yang berkembang di Vietnam antara lain industri pengolahan makanan, penggilingan padi, dan tekstil. Sebagain daratan rendah juga dimanfaatkan sebagai lahan pertanian yang menghasilkan buah, sayuran, jagung, ubi jalar, dan kopi.


10. Kamboja

                Danau Tonle Sap penghasil ikan tawar utama di Kawasan Asia Tenggara. Daerah di sekitar Sungai Mekong  dimanfaatkan penduduk untuk pertanian padi, umbi-umbian, jagung, dan buncis.

PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA

 PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA         Proklamasi kemerdekaan Indonesia dlaksanakan pada hari Jumat, 17 Agustus 1945 tahun Masehi atau 17...