Ilmu Pengetahuan Sosial
Pemanfaatan Kondisi Geografis di Asia Tenggara
Setiap negara di Asia Tenggara memiliki kondisi geografis yang beragam. Keberagaman kondisi geografis tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk berbagai aktivitas sebagai berikut:
1. Indonesia
Daratan rendah yang luas dimanfaatkan sebagai lahan pertanian dan perkebunan yang menghasilkan padi, sayuran, dan karet. Potensi hutan Indonesia menghasilkan rotan dan kayu jati yang dimanfaatkan sebagai bahan mebel. Ada pula getah yang dihasilkan dari pohon karet. Perairan dimanfaatkan untuk diambil hasil lautnya, seperti ikan, rumput laut, dan garam. Pantai-pantai Indonesia dimanfaatkan sebagai tempat pariwisata. Indonesia juga menyimpan banyak sumber daya alam misalnya hasil tambang.
2. Malaysia
Hasil hutan seperti kayu menjadi komoditas ekspor. Sepanjang pantai barat dari Perak hingga Negeri Sembilan dimanfaatkan sebagai lahan pertambangan, seperti kilang minyak di Kuala Trengganu dan timah di Perak.
3. Singapura
Usaha pertanian dilakukan secara hidroponik. Beberapa wilayah dimanfaatkan sebagai lahan peternakan unggas.
4. Thailand
Hasil pertanian terbesar adalah padi. Selain hasil pertanian, ada pula hasil pertambangan seperti timah, timbel, seng, dan mangan.
5. Filipina
Hasil pertaniannya antara lain jagung, padi, ketela pohon, tebu, dan tembakau. Hasil perkebunannya antara lain karet, kelapa, dan kayu.
6. Laos
Dimanfaatkan sebagai lahan pertanian padi, jagung, dan tembakau.
7. Brunei Darussalam
Sebagaian besar bentang alam Brunei menyimpan minyak bumi dan gas alam yang menyumbang 40% pendapatan negara.
8. Myanmar
Beberapa wilayah menghasilkan sumber daya alam yang beragam. Lembah Sungai Sittang menghasilkan tembakau, Plato Shan menghasilkan teh, dan Pantai Arakan Yoma menghasilkan sayuran.
9. Vietnam
Industri yang berkembang di Vietnam antara lain industri pengolahan makanan, penggilingan padi, dan tekstil. Sebagain daratan rendah juga dimanfaatkan sebagai lahan pertanian yang menghasilkan buah, sayuran, jagung, ubi jalar, dan kopi.
10. Kamboja
Danau Tonle Sap penghasil ikan tawar utama di Kawasan Asia Tenggara. Daerah di sekitar Sungai Mekong dimanfaatkan penduduk untuk pertanian padi, umbi-umbian, jagung, dan buncis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar